Gambar 1 SUPPORTING PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19

Sumber: Penulis, 2020

Cuci tangan menjadi suatu kebiasaan yang harus selalu diterapkan ditengah masa pandemi Corona seperti ini. Hal itu yang membuat seorang Mahasiswi Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual Universitas Sebelas Maret berinisiatif menyediakan beberapa titik tempat cuci tangan di kampung Sumber Nayu RT 04 RW 07, Joglo, Banjarsari, Surakarta. Program ini digagas oleh Lutfiah Rizky Utami dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Penanganan Covid-19 UNS.
“Dimasa pandemi seperti ini kita harus selalu menerapkan gaya hidup sehat dan salah satunya adalah sering cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun. Meskipun di kampung Sumber Nayu ini tidak menjadi kawasan berbahaya Covid, namun alangkah baiknya jika kita mencegah penularan Covid-19 dan salah satunya adalah sering melakukan cuci tangan. Ditambah dengan stiker tata cara cuci tangan menurut WHO yang ditempelkan pada setiap ember, diharapkan masyarakat semakin paham dengan tata cara cuci tangan yang baik disamping dengan kebiasaan mencuci tangan.” Tutur Lutfiah.

Selain itu, berbagai sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat kampung Sumber Nayu RT 04 RW 07 tentang Covid-19 dilakukan dengan sistem daring, yaitu menyebarkan materi tentang apa saja protokol kesehatan yang harus diterapkan lewat jejaring sosial Whatsapp grup RT serta Karang Taruna. Tak hanya itu, pembuatan animasi pendek tentang persiapan New Normal juga disebarkan melalui grup Whatsapp guna mengedukasi masyarakat tentang tatanan hidup baru yang kini sedang diterapkan oleh pemerintah.

Penempelan poster tentang apa saja gejala, penularan, serta pencegahan Covid-19 di Pos Kamling kampung Sumber Nayu RT 04 RW 07 juga diharapkan semakin membantu masyarakat dalam memahami tentang Covid-19.

“Selain memberikan pemahaman akan gejala, penyebaran serta pencegahan Covid-19. Masyarakat juga diberi pemahaman tentang apa saja protokol kesehatan dan persiapan tatanan hidup baru atau New Normal yang sekiranya sudah dilakukan pada saat ini.” lanjutnya.