Pengabdian ‘Pengembangan Desain Produk Kreatif sebagai identitas UMKM Desa Wisata Sidowayah Klaten’ dilakukan oleh Riset Group Industri Kreatif dan Budaya Kreatif, Fakultas Seni Rupa Dan Desain sebagai salah satu upaya mewujudkan konsep Penataan Kawasan Wisata Terpadu Sidowayah, sebagai Pusat Pemerintahan dan Pendidikan, Kawasan Wisata, Kawasan Agro Komplek, Kawasan Perdagangan dan Jasa, Industri Kreatif, Kawasan Penyangga Konservasi Area, dan Kawasan Komersil.

Banyak obyek wisata di Desa Wisata Sidowayah, antara lain Umbul Kemanten, Kampung Dolanan Sidowayah, Taman Oasse Kayuhan, Umbul Siblarak, Kampung Hidrogell, dan lain-lainnya, memerlukan usaha-usaha untuk memasarkan agar lebih dikenal oleh wisatawan baik nusantara maupun mancanegara, juga berguna agar destinasi wisata tersebut memiliki masa hidup yang lebih panjang.

Desain produk kreatif perlu untuk digali sebagi upaya Positioning-Differentiation-Branding Desa Wisata Sidowayah. Pemberdayaan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Desa Wisata Sidowayah menjadi modal utama dalam menggembangkan dan menciptakan desain produk kreatif sebagai identitas UKMK Desa Wisata Sidowayah.

Kegiatan Pengabdian secara umum bertujuan memberikan dimensi baru dalam pengembangan desain produk kreatif berupa Gerabah dengan bahan baku tanah liat dari sekitar desa. Lewat desain produk kreatif ini warga Desa Sidowayah  didorong untuk dapat melakukan terobosan-terobosan inovasi desain produk kreatif Desa Sidowayah berbahan dasar tanah liat.

Pengelolaan kreativitas dengan memanfaatkan bahan baku tanah liat dari sekitar desa dapat memberi peluang dan alternatif desain produk kreatif Desa Sidowayah. Pengembagan desain kreatif berupa Gerabah dengan bahan baku tanah liat dari sekitar desa menawarkan beragam motif gerabah yang unik dan khas secara visual. Begitu juga ide visual dari 8 destinasi yang ada di Desa Wisata Sidowayah mempunyai nilai pembeda, karena destinasi wisata di Desa Wisata Sidowayah memiliki beragam karakter.

Beberapa kendala hadir dalam kegiatan pengabdian ini, dari sisi teknis maupun non teknis. Belum adanya pemikiran untuk menjadikan paket kunjungan wisata ke Desa Wisata Sidowayah menjadi pekerjaan rumah warga Desa Sidowayah, agar dapat segera merumuskan konsep pengembangan Desa Wisata tersebut. Produk kreatif yang dapat diproduksi dengan cepat [tidak memerlukan ketrampilan khusus] dan mudah dalam penyediaan bahan baku, disamping tetap menjaga estetika dalam penyajiannya. Masa pandemic Covid 19 menjadi kendala tersendiri dalam melakukan kegiatan pengabdian secara maksimal.