TENGGAT WAKTU PENTING
1. Pendaftaran Kesertaan Peserta Pameran Pengumpulan CV, Pengumpulan Image / Foto Karya dan Proses Berkarya 15 Agustus – 5 Sept 2018
2. Seleksi Karya *) 12 – 13 Sept 2018
3. Pengumuman Hasil Seleksi 14 Sept 2018
4. Pengolahan Data terkait Katalog dan Bahan Publikasi 7 Agust – 21 Sept 2018
5. Cetak Katalog, Karya, Bahan Publikasi 7 Agust – 21 Sept 2018
6. Pengiriman Karya ke tempat berlangsungnya Pameran 15 – 20 Sept 2018
7. Display Karya 21 – 23 Sept 2018
8. Pembukaan Pameran 24 Sept 2018
9. Waktu berlangsungnya Pameran 24 – 29 Sept 2018
10. Pembongkaran Display Karya 29 – 30 Sept 2018
11. Pengembalian Karya pada Peserta 1 – 2 Okt 2018
*) Melalui karya yang dikirim via email: pameranbudayavisual2018@mail.uns.ac.id

Trancode dalam kamus Oxford didefiniskan sebagai: “Convert (language or information) from one form of coded representation to another”, yaitu mengubah (bahasa atau informasi) dari suatu bentuk representasi yang ditandai ke yang lain. Stuart Hall, ahli kajian budaya dari Inggris merumuskan “…transcoding is the process of taking an existing meaning and re-appropriating it for new meanings… (mengambil makna yang sudah ada dan me-re-aprosiasi-nya untuk makna baru” (Hall, 1997, p. 270) dalam bukunya Representation: Cultural Representations and Signifying Process. Dari pengertian generik via kamus Oxford dan dari pandangan Stuart Hall dapat dijelaskan, bahwa Transcoding sebagai tema kuratorial pada pameran ini dimaknai sebagai praktik atau tindakan membuat makna baru dari arti/makna/tanda yang telah ada.

Tema kurasi ini dilatari oleh: 1) perlunya menyegarkan kembali warisan seni-budaya yang semakin kehilangan animo dan pelakunya, 2) fenomena semakin menipisnya sumber daya alam untuk dieksploitasi dan kian pentingnya kreativitas sebagai modal penting, dan 3) fenomena kian hilangnya kesadaran historis ditengah budaya konsumerisme.

Dari tiga hal itu, pameran ini hendak merespons fenomena-fenomena itu untuk tujuan pertama, orang akan memiliki kesadaran untuk meremajakan warisan seni-budaya dengan bentuk, teknik dan ide yang segar; kedua, menjadikan kreativitas menjadi praktik penting untuk selaras dengan perubahan riil dalam masyarakat; ketiga merajut sejarah dengan cara dialogis-kreatif.

Dengan uraian diatas, kami, kurator berharap peserta pameran dapat menampilkan: 1) karya dengan transcoding spirit, 2) karya yang berorientasi pada green concept, yaitu karya yang sedapat mungkin mengandung gagasan yang pro lingkungan dan mengandung bahan/material yang ramah lingkungan dan memiliki dimensi/aspek keberlanjutan (sustainbility), 3) karya yang memiliki muatan dialog dengan sejarah, menunjukkan kreatifitas baru dan segar dalam aspek bentuk, ide dan gagasan.

Kami berharap pameran ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas untuk dapat terlibat dan mengapresiasi berbagai karya dari disiplin dan lintas displin seni murni, desain, kriya, hingga media baru, juga bagi pendidikan tinggi seni dalam memberikan tawaran perspektif segar dalam merespons warisan seni-budaya dan perubahan-perubahannya dengan pengalaman dekat secara kritis-reflektif.

A. Sudjud Dartanto
Kurator

JUKNIS TRANSCODING IVCE #2
FORMULIR 1
FORMULIR 2
FORMULIR 3
(EN) TECHNICAL ISNTRUCTION TRANSCODING IVCE #2