Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret (FSRD UNS) kembali menyelenggarakan kuliah sekaligus diskusi yang bertajuk “Rekonstruksi dan Eksplorasi Pengembangan Desain Kursi Borobudur” yang diadakan oleh riset group interior dan culture FSRD UNS.
Diskusi tersebut menghadirkan Wadek I FSRD sebagai narasumber ahli yaitu Dr. Rahmanu Widayat, M.Sn. Acara dibuka oleh kaprodi Desain Interior Anung Bambang Studyanto, S.Sn.,M.T. dan kegiatan yang terbuka bagi seluruh sivitas akademika FSRD UNS itu diselenggarakan pada Jumat (09/11/2018) di ruang Kanopi gedung 2 FSRD UNS.


Para peserta diskusi adalah  angkatan 2016 hingga 2018 prodi Desain Interior. Pada kesempatan tersebut, Dr. Rahmanu Widayat, M.Sn. mengenalkan Konsep Desain Rancangan Kursi Bororbudur. Konsep ini berusia ratusan tahun yang kemudian diredesain dengan sentuhan baru yang sesuai dengan zaman kekinian. Hasil desain pun tidak lepas dari dari paradigma penelitian, penyajian dan penciptaan seni (P3S).  “Alternative agar produk kursi diterima oleh pasar, yaitu penciptakan selera pasar sesaui dengan yang dinginkan oleh dunia industri, contoh yang berbeda namun dapat menginspirasi keberhasilan agar dapat mendikte selera konsumen,” ujar Dr. Rahmanu.
“Sementara itu, dari acara pameran sekaligus diskusi umum ini diharapkan dapat memperkenalkan perkembangan penelitian penyajian dan penciptaan seni produk-produk interior,” ujar Anung Bambang Studyanto, S.Sn.,M.T.